UKIBC Indonesian Catholic Community of British Columbia

ukibc
Page

Indonesian Catholic Community of British Columbia (Umat Katolik Indonesia British Columbia = UKIBC)

This society was established in 1991 in order to help the Indonesian Catholic Immigrants who live in British Columbia growing in their faith.

Meeting : every 1st and 3rd Saturday of the month with the Indonesia Mass at 6.30 pm

 

History of UKIBC In Bahasa Indonesia :

Proses pendirian Umat Katolik Indonesia di British Columbia (UKIBC) sudah dimulai sejak penghujung 1991, ketika beberapa orang sesepuh berkumpul untuk pertama kalinya di Surrey untuk menggagas kelahiran UKIBC. Nama UKI merupakan inspirasi dari organisasi sejenis yang telah ada sebelumnya di Toronto, yakni Umat Katolik Indonesia Toronto. Pada mulanya, tercetus untuk memberi nama organisasi baru ini UKI Vancouver, tetapi agar dapat mencakupi umat yang tinggal di luar Vancouver, maka akhirnya disepakati nama UKIBC.

Organisasi ini didirikan agar warga Katolik Indonesia di Vancouver tak melakukan hijrah ke gereja-gereja lain karena mereka tak memiliki “rumah” sendiri. Selain itu, UKIBC juga didirikan untuk membantu para imigran Indonesia yang datang ke Kanada.

Para sesepuh yang aktif terlibat dalam proses pembentukan UKIBC ini, antara lain, Francis Kiem, Shinta Budiono, Satriadi Tanoto, Mary Sie, Iwan Suwandi, Nico Liem, Henny Arman, Elisawati, Nora Sulaiman, Soetjipto, dan lain-lain. Mereka sepakat untuk membentuk sebuah Steering Committee, yang kemudian diketuai oleh Francis Kiem, untuk memilih pengurus UKIBC yang pertama. Mary Sie terpilih sebagai Ketua UKI pertama pada 1992 dalam rapat pemilihan yang berhasil menghadirkan lebih dari seratus warga katolik Indonesia di wilayah Vancouver dan sekitarnya.

Beberapa orang pendiri datang menghadap Uskup Agung Vancouver, Adam Exner, untuk mendapatkan restu Keuskupan. UKIBC diperkenankan menyelenggarakan Misa dan kegiatan lainnya di Gereja Holy Name yang terletak di Cambie Str, dan pastor UKIBC pertama adalah Fr. Boomars. Peresmian berdirinya UKIBC ini bersamaan dengan perayaan Paskah pada 1992. Misa pertama di Holy Name dihadiri oleh ratusan warga Katolik Indonesia. Tradisi makan malam bersama setelah Misa telah dimulai dan dilestarikan sejak Misa pertama UKIBC ini. Tak ketinggalan, UKIBC juga didaftarkan sebagai organisasi amal di Pemerintah Provinsi di Victoria, sehingga UKIBC pun resmi diakui keberadaannya.

Beberapa bulan setelah itu, Uskup Agung Exner mengabarkan bahwa ada pastor Indonesia yang akan datang dari Brazil untuk membantu keuskupan mengasuh UKIBC. Dan pastor itu adalah Fr. Edwin Budiman, yang kemudian mengambil alih dari Fr. Boomars untuk memimpin Misa UKIBC setiap Sabtu minggu pertama. Belakangan, Misa UKIBC tak hanya dilakukan setiap minggu pertama tetapi juga pada setiap minggu ketiga di Holy Name. Ketika Fr. Edwin diangkat menjadi Pastor Paroki di Guardian Angels, yang terletak di Downtown Vancouver, maka UKIBC pun turut hijrah ke Guardian Angels.

Pada 1999, status UKIBC berubah dan tak lagi menjadi organisasi amal. Kegiatan tetap berjalan di Guardian Angels hingga diangkatnya chaplain UKIBC yang baru pada awal tahun 2006, yaitu Fr. Nicolas Tumbelaka, yang juga seorang mantan Ketua UKIBC. Bersama dengan pengangkatan resmi Fr. Nico oleh Keuskupan Agung Vancouver, maka UKIBC sekali lagi boyongan pindah ke Gereja Katolik St. Patrick’s di Main Str untuk mengikuti Fr. Nico yang ditugaskan di sana.

Kini UKIBC menyelenggarakan Misa berbahasa Indonesia di Gereja St. Francis de Sales, di Balmoral Str, Burnaby karena Fr. Nico dipindahtugaskan ke Abbotsford. Mengingat UKIBC tak mungkin dipindahkan ke Abbotsford, maka atas kebaikan hati Fr. Terrence Bileski, Pastor Paroki St. Francis de Sales, sejak pertengahan 2008 UKI menempati rumah barunya di Burnaby.

Para mantan Ketua UKIBC yang masih terlibat cukup aktif dalam berbagai kegiatan UKIBC hingga kini adalah Mary Sie, Satriadi Tanoto, Armand Halim, Berny Hendryanto, Magda Hardy, Petrus Tjahyadi, Agus Sugianto, Nicolas Tumbelaka, Victor Tadjipramono, Roy Rumantir, Joe Hidayat, dan Tenny Martini. Saat ini, UKIBC diketuai oleh Mathias Tjahyana untuk kepengurusan tahun 2011-2013.

 

visit http://ukibc.org for more info